Diva Mutiara Lombok Menjual Perhiasan Mutiara Lombok Asli , banyak pilihan dan harga murah dengan  pelayanan memuaskan serta melayani penjualan mutiara dengan harga  grosir maupun eceran
Information
2 user sedang online
Anda pengunjung ke-756,535
Marketing Suport 1
lombokmutiara77
Marketing Suport 2
amegubrack@ymail.com
Marketing Suport 3
ratih.surya88
Others
Others
News
14 Juli 2013
Pengertian Palladium
Palladium adalah jenis mineral bumi lainnya yang memiliki kadar270% lebih tinggi dari perak maupun tembaga detail

30 April 2013
Benarkah emas putih lebih mahal dari emas kuning?
Apakah emas kuning lebih mahal dari emas putih jika di hitung per gram? Jika desainnya sama, beratnya sama pilihan batu material lainnya sama dan pembuatnya sama, Mahal murah perhiasan emas tergantung dengan kadarnya detail

27 April 2013
Sejarah Cartier
Sejarah Cartier mulai dari 1874. Louis Francois Cartier mengambil alih toko Perhiasan guru terampil di Paris dan kemudian mendirikan Toko perhiasan Cartier resmi. detail

24 April 2013
Fine silver, fine jewellery, dan swasa
Kita Sering mendengar istilah, Fine silver, fine jewellery, dan swasa.... Apa sebenarnya pengrtian istilah-istilah diatas?? Termasuk saya harus mau menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara berulang-ulang.... detail

» index berita
Testimonial
Diyah
Pertama sy ragu...tapi setelah membaca testimoni para pelanggan sy akhirnya order juga cincin mutiara....dan cincin itu sdh sampai di Manokwari, Papua Barat. Trimakasih banyak Diva mutiara.... skrg sy... detail

sinar jaya silversport
bagai mana sih cara melapis perak dengan rhodium, secara detail thank's......

Rina
Saya mau menjual kalung mutiara, bagaimana caranya? Terima kasih.

Pintu dan Jendela
[URL]
Nice produk!! Cantik2 semua.

» isi testimonial
» lihat testimonial
Others
News

SEKARBELA, KAMPUNG MUTIARA LOMBOK

5 Juni 2011

Sekarbela, Kampung Mutiara di Lombok

Oleh Biduk Rokhmani

Letaknya memang tidak persis di pusat kota, namun kampung kecil yang berjarak 4 km dari Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat ini sudah amat kemilau namanya. Maklumlah, Sekarbela sejak jauh-jauh hari tersohor sebagai kampung mutiara. Wow, bayangkan saja, mutiara gitu loh! Para pecinta perhiasan pasti akan menikmati kunjungan ke Sekarbela, sebab puluhan toko perhiasan berderet memamerkan kemilau aneka jenis mutiara. Harga yang cenderung miring dibanding produk serupa di daerah lain, plus tawaran berbagai jenis perhiasan lain berbahan emas, perak, dan batu-batuan berharga lainnya, makin memperkaya pilihan belanja.Sekarbela sebenarnya merupakan nama salah satu lingkungan (orang Jawa lebih familier menyebutnya sebagai dusun, red) di wilayah administratif Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Begitu memasuki jalan utama di kampung tersebut Jalan Sultan Kaharudin- Anda akan disambut dengan sederetan toko yang sekaligus difungsikan sebagai showroom berbagai macam perhiasan berharga, baik emas, perak, kecubung, safir, dan tentu saja mutiara yang menjadi primadona utama.

Jenis mutiara yang banyak diminati pengunjung kebanyakan yang berjenis mutiara air tawar karena harganya relatif jauh lebih murah, dibandingkan mutiara jenis air laut yang harganya per gram bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

Menurut Lurah Karang Pule Muhfuddin Noor, sentra industri rumah tangga ini sudah dikenal sejak zaman kerajaan, meski ia tidak bisa memastikan di masa kerajaan yang mana industri ini berkembang. Yang pasti menurutnya, keahlian warga Sekarbela sebagai perajin emas dan mutiara itu sudah dilakoni secara turun-temurun. Konon, tuturnya, sebelum berkembang menjadi sentra pandai emas dan mutiara  bermula dari keahlian salah seorang warga yang pintar membuat senjata tajam dari besi. Warga itu sering menerima pesanan dari raja untuk membuat senjata bagi pasukan kerajaan. Saking banyaknya pesanan yang dia terima, lantas keahlian itu disebarkan kepada warga lainnya  yang kemudian mewariskannya secara turun-temurun kepada anak-cucunya.

Dalam perkembangannya, warga mulai belajar tidak hanya memandai besi menjadi senjata tetapi juga mendesain emas sebagai perhiasan. Jadilah Sekarbela sebagai sentra kerajinan perhiasan emas dan mutiara. Bahkan, saat ini usaha kerajinan itu menjadi mata pencaharian utama warga Desa Karang Pule. Jika dihitung dalam persentase bisa mencapai hampir 90 persen warga yang menggeluti usaha industri rumah tangga beromzet hingga ratusan juta rupiah itu baik sebagai perajin, penyetok bahan baku, maupun pengusaha.

Keahlian yang didapat secara turun-temurun itu dibenarkan oleh beberapa warga yang  menuturkan, mereka tidak pernah belajar secara formal. Pembelajaran hanya dilakukan secara otodidak. Bahkan untuk belajar ke luar daerah pun, materi yang dipelajari sekedar teknik desain-desain baru yang menyesuaikan perkembangan zaman. Selain itu, meski omzet yang didapat dari masing-masing showroom cukup besar, sistem manajemen yang mereka terapkan masih menganut sistem manajemen lokal yang bersifat kekeluargaan. “Meskipun kerajinan emas dan mutiara ini pemasarannya sudah sampai ke luar daerah dan mancanegara, mereka belum bisa menerapkan pengelolaan  manajemen yang bagus, semua hanya dikelola secara kekeluargaan,” terang Muhfuddin.

Biasanya, para perajin itu mendapatkan bahan baku emas dan perak berasal dari Jawa, terutama dari Surabaya. Sedangkan untuk mutiara dipasok dari pulau Sumbawa dan wilayah pantai Lombok bagian utara dan selatan, sebab mutiara memang dibudidayakan di sana. Jadi di Sekarbela hanya murni sebagai perajin sedangkan di dua lokasi budidaya itu sendiri justru tidak ada perajin mutiara. Dulunya, meski sudah dikenal sebagai sentra kerajinan emas, perak, dan mutiara, namun hasil kerajinan dijual ke luar Sekarbela. Baru enam tahunan belakangan warga mulai membuka toko dan showroom di Sekarbela setelah dirasa kualitas hasil kerajinan mereka disadari cukup mampu bersaing di pasaran.

Haji Muzhar, pemilik Toko Golden-lah orang yang pertama kali berinisiatif membuka toko di Sekarbela, sekaligus mendirikan koperasi bagi pengusaha dan perajin emas, perak, dan mutiara di sana. Koperasi yang diberi nama Sekarbela Utama itu sejak didirikan tahun 2002 sekarang ini beranggotakan 66 orang yang profesinya bermacam-macam, ada yang memang pengusaha pemilik toko emas-mutiara maupun perajin.

Mataram Craft Centre
Ketenaran Sekarbela sebagai kampung mutiara tidak diimbangi dengan adanya penyediaan sarana dan prasarana pendukung, minimal seperti fasilitas lokasi parkir untuk mobil dan bus-bus berukuran besar contohnya. Padahal kebanyakan pengunjung yang bertandang ke Sekarbela adalah rombongan wisatawan dari luar kota/daerah yang mayoritas menggunakan mobil maupun bus sebagai sarana transportasinya. Ketiadaan  sarana parkir itu diperparah dengan kehadiran cidomo (cikar, dokar, dan mobil alias kereta kuda khas Lombok, red) yang sengaja mangkal dan memenuhi hampir seluruh bahu jalan di jalan utama yang relatif tidak terlalu lebar itu.

Meski demikian, sebenarnya ada juga bentuk kepedulian dari pihak pemkot setempat guna menampung sekaligus meningkatkan kapasitas transaksi dan kunjungan wisatawan ke Sekarbela. Yakni dengan dibangunnya Mataram Craft Centre (MCC) di dekat lokasi utama kampung mutiara itu. Pembangunan gedung bekas areal Pasar Pagesangan yang berlantai dua itu dimaksudkan sebagai pusat pasar seni di Mataram. Namun sayangnya sejak dibuka pada tahun 2004 operasionalisasi MCC terlihat belum efektif.

Dari dua lantai bangunan toko yang lumayan megah dengan simbol di gerbang berupa patung besar seorang perempuan Sasak tengah menyunggi mutiara yang baru dipanen itu hanya 25 persen terisi. Itu pun semuanya berada di lantai bawah. “Di atas (lantai atas, red) semuanya masih kosong, nggak laku karena dianggap masih rawan dan sepi apalagi untuk berjualan perhiasan seperti ini,” ucap Tahrir, pemilik toko emas.

Dan mutiara Rizki yang telah dua tahun membuka gerai di MCC.
Selain itu ketidak efektifan hadirnya MCC disebabkan ketenaran Sekarbela sebagai kampung mutiara ternyata lebih menyedot perhatian wisatawan untuk berkunjung ke sana. Meski tampak dari luar, kondisi MCC lebih nyaman karena pengunjung yang ingin berbelanja perhiasan tidak perlu menguras energi untuk menelusuri jalan-jalan dan gang-gang sempit seperti di Sekarbela yang lokasi perajinnya terpencar sehingga agak merepotkan pengunjung. Apalagi lokasi parkir yang disediakan di MCC lumayan representatif.

Masjid Bengak
Sayangnya, meski peredaran uang di Sekarbela setiap harinya bisa mencapai sekitar 800 hingga 900 juta rupiah, sejauh ini belum ada kontribusi khusus dari para pengusaha dan perajin itu untuk pendapatan asli desa. Namun ada juga sumbangan terbesar para pengusaha dan perajin perhiasan di Sekarbela, berupa pembangunan masjid yang cukup megah yang dilaksanakan secara swadaya. Masjid Ar Raisiyah yang berlantai tiga dan dibangun sejak tahun 2000 hingga kini pembangunannya belum selesai- itu, angka terakhir biaya pembangunannya telah mencapai Rp 5 milyar.

“Semua dana pembangunan Masjid Bengak (sebutan warga dalam bahasa Sasak untuk Masjid Ar Raisiyah) berasal dari sumbangan warga Sekarbela secara sukarela, terserah mereka mau nyumbang berapa, nggak ada patokan pastinya, seikhlasnya saja. Pengumpulan uang dilakukan setiap malam Jumat dan itu bisa berhasil ngumpulin hingga dua jutaan rupiah,” jelas Muhfuddin.



Baca juga
  » 14 Juli 2013
Pengertian Palladium
Palladium adalah jenis mineral bumi lainnya yang memiliki kadar270% lebih tinggi dari perak maupun tembaga

  » 30 April 2013
Benarkah emas putih lebih mahal dari emas kuning?
Apakah emas kuning lebih mahal dari emas putih jika di hitung per gram? Jika desainnya sama, beratnya sama pilihan batu material lainnya sama dan pembuatnya sama, Mahal murah perhiasan emas tergantung dengan kadarnya

  » 27 April 2013
Sejarah Cartier
Sejarah Cartier mulai dari 1874. Louis Francois Cartier mengambil alih toko Perhiasan guru terampil di Paris dan kemudian mendirikan Toko perhiasan Cartier resmi.

  » 24 April 2013
Fine silver, fine jewellery, dan swasa
Kita Sering mendengar istilah, Fine silver, fine jewellery, dan swasa.... Apa sebenarnya pengrtian istilah-istilah diatas?? Termasuk saya harus mau menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara berulang-ulang....

  » 16 April 2013
Mengapa Harga Emas Anjlok?
Sejak beberapa hari terakhir, harga emas jatuh. Para ahli memperkirakan, melambatnya perkembangan ekonomi di Cina dan spekulasi penyelamatan Siprus menjadi penyebabnya.

Pembayaran
BCA
Bank BCA
No.2020124523
KCP CAKRANEGARA MATARAM
Erwyn Ardyan, SE

MANDIRI
Bank MANDIRI
No. 1610000265137
KCP CAKRANEGARA MATARAM
Erwyn Ardyan, SE

BNI 46
Bank BNI 46
No.0217505064
CAB. MATARAM
Erwyn Ardyan

BRI
Bank BRI
No.207001002081508
KCP SRIWIJAYA MATARAM
Erwyn Ardyan, SE
DANAMON
Bank DANAMON
No.53196820
KCP CAKRANEGARA MATARAM
Erwyn Ardyan, SE

Paypall

mutiaralombok77


Others

© 2010 www.diva-mutiaralombok.com
Showroom 
Jln K.H Ahmad Dahlan LT 1 Blok B no 4 Komplek Pertokoan MCC Pegesangan
Kota Mataram Lombok- NTB  Telp. 0370 630743

Home :
Jln kapuas II No 40 Perumnas Tanjungkarang
 Kecamatan Sekarbela - Kota Mataram Lmbok - NTB 83115
Phone :087864227474 XL / 081237844868 Simpati
PIN : 29EFE838


Toko Online